Parlemen ASEAN Desak PBB Bawa Kasus Rohingya ke Mahkamah Internasional

Nathania Riris Michico
Tak kurang dari 700.000 warga minoritas Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh untuk menghindari gelombang kekerasan di Negara Bagian Rakhine di Myanmar. (Foto AFP)

NAYPYIDAW, iNews.id - Tak kurang dari 131 anggota parlemen dari Asia Tenggara mendesak Dewan Keamanan (DK) PBB mengajukan Myanmar ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terkait dengan krisis Rohingya.

Seruan diajukan pada Jumat (24/8/2018), setahun setelah aparat keamanan Myanmar mengusir lebih dari 700.000 warga minoritas muslim Rohingya ke negara tetangga, Bangladesh.

PBB menyebut tindakan militer Myanmar sebagai aksi pembersihan etnis.

"Satu tahun berlalu sejak militer Myanmar melancarkan operasi mematikan di Negara Bagian Rakhine, namun kita tak melihat mereka yang bertanggung jawab diadili," kata ketua organisasi anggota DPR ASEAN untuk masalah hak asasi manusia (APHR), Charles Santiago.

"Karena Myanmar jelas tak ingin dan tak mau menggelar penyelidikan, saatnya sekarang bagi masyarakat internasional untuk ambil tindakan guna memastikan ada pertanggungjawaban (dari krisis Rohingya)," kata Santiago, yang dikenal sebagai anggota parlemen Malaysia ini.

Santiago menegaskan dirinya dan ratusan anggotan lainakan mengajukan masalah krisis Rohingya ke ICC, demi sebuah pertanggungjawaban.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Destinasi
6 hari lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Nasional
8 hari lalu

Kemlu Kembali Pulangkan 91 WNI Korban Online Scam dari Myanmar, Total 291 Orang

Internasional
27 hari lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara

Internasional
1 bulan lalu

Partai Pro-Militer Unggul dalam Pemilu Myanmar Tahap Pertama, Partisipasi Pemilih Rendah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal