Parah! Ribuan Yahudi Israel Geruduk Masjid Al Aqsa, Beribadah dan Menari-nari

Anton Suhartono
Otoritas Islam di Yerusalem mengecam keras penggerudukan oleh ribuan ekstremis Yahudi terhadap kompleks Masjid Al Aqsa (Foto: Reuters)

YERUSALEM, iNews.id - Otoritas Islam di Yerusalem mengecam keras penggerudukan kelompok ekstremis Yahudi terhadap kompleks Masjid Al Aqsa, Rabu (5/6/2024). Departemen Wakaf Islam di Yerusalem selaku pengelola Masjid Al Aqsa menyebut lebih dari 1.600 pemukim ilegal Israel memaksa masuk kompleks masjid paling suci ketiga bagi umat Islam itu.

Ribuan pemeluk Yahudi ekstrem itu melakukan pelanggaran dengan memasuki kompleks Al Aqsa yang diperuntukkan bagi umat Islam. Mereka merangsek masuk di bawah pengawalan ketat kepolisian Zionis untuk merayakan Hari Yerusalem. Perayaan itu merujuk pada pendudukan Israel atas Yerusalem Timur pada 1967.

Palestina menuduh Israel mengintensifkan upaya Yahudisasi Yerusalem Timur, termasuk Masjid Al Aqsa. Bukan hanya itu, Israel ingin menghapus identitas Arab dan Islam pada Al Aqsa.

Otoritas Islam Palestina berpegang teguh pada keputusan bahwa Yerusalem Timur akan menjadi ibu kota negara di masa depan. Hukum internasional tidak mengakui pendudukan Israel atas kota tersebut pada 1967 termasuk pencaplokannya pada 1981.

“Pelanggaran mencolok seperti melakukan ritual Talmud, menari, berteriak, dan mengibarkan bendera, semuanya di bawah pengawalan polisi Israel,” bunyi pernyataan otoritas Islam Yerusalem, dikutip dari Anadolu, Kamis (6/6/2024).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
19 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Internasional
21 jam lalu

Israel Ngotot Caplok Tepi Barat dari Palestina

Nasional
2 hari lalu

Al-Azhar Mesir Puji Indonesia Kembangkan SDM Islam Moderat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal