BENGALURU, iNews.id - Seorang perempuan penjaga daycare di Bengaluru, India, ditangkap polisi atas tuduhan menyiksa anak-anak. Salah satu penyiksaan yang dilakukan adalah memasukkan anak-anak yang terus menangis ke dalam mesin cuci.
Kepolisian Bengaluru juga memeriksa empat pekerja daycare lainnya atas tuduhan pelecehan anak. Daycare itu diketahui beroperasi di dalam kantor perusahaan layanan teknologi informasi (TI) asal Prancis, Capgemini.
Polisi menerima laporan serta mendapat rekaman video yang menunjukkan, anak-anak mengalami pelecehan fisik dan mental di pusat penitipan tersebut. Dalam video yang juga telah beredar online,, banyak anak yang dititipkan menangis.
Sementara itu Capgemini menjelaskan, fasilitas penitipan anak tersebut dikelola oleh penyedia layanan luar dan telah ditutup sementara untuk kepentingan penyelidikan. Diketahui, fasilitas penitipan anak tersebut dikelola oleh perusahaan Little Scholars.
Bengaluru merupakan salah satu pusat teknologi terbesar di dunia. Semakin banyak perusahaan menyediakan layanan penitipan anak, termasuk fasilitas penitipan anak di kampus, sebagai bagian dari program kesejahteraan pegawai.