Parah! Menteri Radikal Israel Ini Rendahkan Arab Saudi

Anton Suhartono
Bezalel Smotrich merendahkan Arab Saudi dengan menyebut negara itu akan terus menunggang unta di padang pasir (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Menteri radikal Israel Bezalel Smotrich akhirnya meminta maaf atas pernyataannya yang merendahkan Arab Saudi. Dia sebelumnya mengatakan, Arab Saudi akan terus menunggang unta jika mengajukan syarat kemerdekaan Palestina sebagai imbalan atas normalisasi hubungan dengan Israel.

Dia ingin menyampaikan bahwa Saudi akan terus menjadi negara yang tertinggal dan tidak modern.

"Pernyataan saya tentang Arab Saudi sangat disayangkan, dan saya menyesalkan segala bentuk pelanggaran yang mungkin ditimbulkannya," kata Smotrich, di media sosial X.

Namun, dia juga mendesak Saudi tidak menyinggung Israel.

"Saya juga tidak mau menerima kemunafikan. Sama seperti saya tidak bermaksud menyinggung Saudi, saya berharap mereka tidak menyinggung saya, atau lebih tepatnya, menyinggung kami," ujar Menteri Keuangan Israel yang kerap melontarkan pernyataan kontroversial itu.

Pria yang tinggal di permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat itu merupakan pendukung vokal aneksasi seluruh wilayah Palestina.

Dalam sebuah konferensi di Israel, Smotrich mengatakan Arab Saudi memberi tahu Israel  bahwa normalisasi hubungan kedua negara baru bisa dilakukan dengan imbalan kemerdekaan Palestina.

"Teruslah menunggang unta di atas pasir di gurun Saudi. Kita akan terus berkembang, dengan ekonomi, masyarakat, pemerintah, dan semua hal hebat dan menakjubkan yang kita tahu bagaimana melakukannya", kata Smotrich.

Pernyataan itu langsung mengundang kecaman, bahkan di dalam negeri Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Iran Ancam AS, Negosiasi Damai Akan Buntu jika Lebanon Terus Diserang

Internasional
15 jam lalu

42 Warga dan Tentara Israel Tewas selama Perang Melawan Iran

Internasional
16 jam lalu

Korban Tewas Serangan Brutal Israel ke Jadi 250 Orang, Hizbullah Janjikan Pembalasan

Internasional
19 jam lalu

Australia Sambut Gencatan Senjata tapi Kecam Ancaman Trump soal Hancurkan Peradaban Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal