Sementara Long March 5B diyakini mengorbit Bumi setiap 90 menit dan melintas tepat di utara New York, Madrid, dan Beijing, serta menuju selatan ke Cile dan Selandia Baru, memicu kekhawatiran bisa saja menghantam daerah berpenghuni.
Roket memang akan terbakar saat memasuki atmosfer Bumi, namun serpihannya kemungkinan menghantam daratan, meskipun potensi jatuh ke laut tetap besar.
"Saya kira, dengan standar saat ini, tidak bisa diterima membiarkannya kembali dengan cara tidak terkendali," kata McDowell, seperti dilaporkan kembali Mirror, Selasa (4/5/2021).
China memiliki target untuk menyelesaikan pembangunan stasiun luar angkasa pada akhir 2022 setelah modul selanjutnya diluncurkan. Stasiun luar angkasa akan mengorbit Bumi pada ketinggian hingga 450 kilometer.