Rusia menjadi salah satu dari empat anggota tetap Dewan Keamanan PBB, bersama China, Inggris, dan Prancis, yang mengecam keras pencaplokan Gaza oleh Israel. Hanya Amerika Serikat yang mendukung langkah kontroversial tersebut.
China: Gaza Milik Rakyat Palestina
Dubes China untuk PBB Fu Cong juga memberikan pernyataan keras, menegaskan bahwa Gaza adalah bagian integral dari wilayah Palestina. Ia mendesak Israel segera membatalkan keputusan yang dinilainya “berbahaya” dan membuka perbatasan untuk bantuan kemanusiaan.
“Setiap upaya mengubah struktur demografis dan teritorial Palestina harus ditolak dan dilawan secara maksimal,” kata Fu Cong.
Inggris dan Prancis: Perluas Perang, Perdalam Penderitaan
Dubes Inggris James Kariuk menilai langkah Israel itu hanya akan memperpanjang konflik dan memperburuk penderitaan rakyat Palestina. Ia juga mendesak pencabutan pembatasan pengiriman bantuan ke Gaza.
Dubes Prancis Jay Dharmadhikari bahkan secara tegas menyebut pencaplokan Gaza tidak akan memberi keamanan tambahan bagi Israel, justru menambah ketegangan dan pertumpahan darah.