Palestina: Pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel Kejahatan Besar

Anton Suhartono
Presiden Mahmoud Abbas (kiri) bersama Presiden Turki Tayyip Erdogan bertemu di sela pertemuan OKI (Foto: Reuters)

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mendorong dunia internasional untuk mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina. Kedaulatan wilayah Palestina harus dilihat ke belakang yakni pada 1967 sebelum Yerusalem dicaplok Israel dalam perang Arab-Israel.

Saat itu, Yerusalem merupakan wilayah Palestina yang sah. Sampai saat ini pun dunia internasional tak mengakui Israel sebagai penguasa Yerusalem.

Namun untuk mencapai langkah itu, kata dia, dunia internasional harus mengakui Palestina sebagai negara merdeka.

"Pertama, negara Palestina harus diakui oleh semua negara. Kita semua harus berjuang untuk ini," kata Cavusoglu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 hari lalu

Israel Tangkap Mufti Agung Yerusalem Sheikh Hussein, Larang Masuk Masjid Al Aqsa

13 hari lalu

Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki

14 hari lalu

Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun

20 hari lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal