Palestina Berniat Pulihkan Kerja Sama dengan Israel, Apa Alasannya?

Arif Budiwinarto
Presiden Palestina Mahmoud Abbas dikabarkan berniat memulihkan kembali kerja sama dengan Israel yang sempat terputus sejak tahun lalu. (foto: AFP)

Itu berbanding terbalik dengan kebijakan Donald Trump yang mendukung perluasan pemukiman Yahudi di wilayah Palestina. Langkah tersebut menuai kecaman keras dari Palestina serta dianggap sebagai tindakan jelas membela kepentingan Israel.

Warga Palestina juga marah ketika Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota negara Yahudi.

Israel tunda aneksasi wilayah Palestina

Israel menunda rencana aneksasi yang didukung AS sebagai imbalan atas kesepakatan untuk menormalisasi hubungan dengan Uni Emirat Arab, yang diumumkan pada Agustus.

"Kami akan melanjutkan kontak dengan Israel mengenai masalah keuangan, masalah kesehatan, masalah politik," kata Perdana Menteri Palestina Mohammed Shtayyeh Selasa.

PM Shtayyeh mengatakan Keputusan itu diambil setelah menerima sepucuk surat yang menunjukkan "bahwa Israel siap untuk berkomitmen pada perjanjian yang ditandatangani dengan kami.

"Bagi kami, ini adalah langkah yang sangat penting ke arah yang benar," ucapnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
13 hari lalu

Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun

1 bulan lalu

Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Perjuangan Palestina

6 bulan lalu

Film Perjuangan Gadis Palestina di The Voice of Hind Rajab Masuk Nominasi Oscar 2026

9 bulan lalu

Presiden Palestina Abbas Tiba-Tiba Umumkan Deklarasi Menentukan Penggantinya, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal