Palestina Ajak Negara Amerika Latin Tak Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Anton Suhartono
Mahmoud Abbas (kiri) bersama Nicolas Maduro bertemu di Karakas, Senin (7/5) (Foto: AFP)

Kantor Kedubes AS di Yerusalem untuk sementara akan menggunakan gedung konsulat. Kedubes baru yang permanen akan dibuka pada akhir 2018, tak jauh dari kantor konsulat.

Langkah AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kita Israel dan pemindahan kedubes dikecam komunitas internasional karena melanggar resolusi PBB. Yerusalem seharusnya menjadi ibu kita masa depan Palestina.

Presiden Abbas menegaskan tidak akan menerima AS sebagai mediator tunggal pembicaraan damai Palestina-Israel karena sikapnya yang terang-terangan sudah berpihak. Keputusan AS ini sekaligus mengacaukan kembali pembicaraan damai Palestina-Israel yang sudah dirintis sejak lama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas

57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka

57 tahun lalu

Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk

57 tahun lalu

Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal