Palang Merah Internasional Menuju Mariupol tapi Tak Diizinkan Bawa Bantuan Kemanusiaan

Umaya Khusniah
Tim Komite Palang Merah Internasional (ICRC)  tengah menuju Mariupol, Ukraina tanpa membawa bantuan kemanusiaan.(Foto: Pavlo Gonchar / Sipa via Reuters)

Watson menekankan, operasi tersebut telah disetujui oleh kedua belah pihak. Tapi badan tersebut masih mengerjakan beberapa detail penting seperti waktu yang tepat serta tujuan, yang akan menjadi lokasi yang belum ditentukan di Ukraina.

"Menyatukan konvoi jalur aman ini telah dan tetap sangat kompleks," katanya.

Palang Merah tidak diizinkan untuk membawa bantuan kemanusiaan dengan konvoi. Mereka berangkat tanpa persediaan medis dan lainnya yang telah ditempatkan sebelumnya di Kota Zaporizhzhia.

"Saat ini kami tidak memiliki izin untuk membawa bantuan, tetapi itu adalah sesuatu yang akan terus kami upayakan dalam beberapa hari mendatang," tambahnya. 

"Situasinya mengerikan dan memburuk. Sekarang merupakan keharusan, demi kemanusiaan bahwa orang diizinkan pergi dan pasokan bantuan diizinkan masuk," kata Watson.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

57 tahun lalu

Rusia Gempur Ukraina Tanpa Ampun, Presiden Zelensky: Rumah Saya Diincar!

57 tahun lalu

Rusia Gempur Ukraina Habis-habisan, Apartemen 9 Lantai Ambruk Tewaskan 24 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal