Pakistan Tak Akan Gunakan Senjata Nuklir Lawan India, tapi...

Anton Suhartono
Khawaja Asif menegaskan Pakistan belum akan menggunakan senjata nuklir saat ini melawan India (Foto: Samaa TV)

Di kesempatan terpisah, Menteri Luar Negeri (Menlu) Pakistan Ishaq Dar mengatakan pemerintah siap mencapai perdamaian jika India menghentikan permusuhan saat ini juga.

"India seharusnya menghentikan serangan jika waras. Jika mereka berhenti, kami juga akan menahan diri. Kami tidak ingin kehancuran dan pemborosan anggaran. Anda tahu, perekonomian kedua negara berbeda, tapi secara umum kami menginginkan perdamaian, tanpa hegemoni negara mana pun," tuturnya, kepada stasiun televisi Geo TV.

Militer Pakistan memulai serangan pembalasan terhadap India dengan menggelar Operasi Bunyan Marsoos sejak Sabtu (10/5/2025) pagi. Serangan rudal dan drone menargetkan sejumlah fasiliats militer di penjuru India, termasuk satu stasiun rudal dan dua pangkalan udara (lanud).

Seorang sumber pejabat militer Pakistan mengatakan, lokasi-lokasi yang menjadi target serangan digunakan oleh pasukan India untuk menyerang warga sipil Pakistan, masjid, hingga instalasi militer.

Pakistan juga menyerang beberapa pangkalan militer di garis depan, menghancurkan baterai rudal, serta beberapa posisi senjata artileri.

Menurut sumber tersebut, Pakistan sebenarnya tidak ingin melakukan pembalasan, namun terpaksa setelah serangan pada pada Rabu (7/5/2025). Pakistan berhak untuk melindungi integritas dan kedaulatan teritorial.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!

57 tahun lalu

Brutal! Kereta Api Bawa Tentara Pakistan Mudik Idul Adha Dibom, 24 Orang Tewas

57 tahun lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

57 tahun lalu

Ingin Cepat Akhiri Perang, AS Kirim Proposal Damai Baru ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal