Pakistan Ingin Perjanjian Damai dengan India jika Modi Menang Pemilu

Nathania Riris Michico
Imran Khan (kanan) mengatakan pembicaraan damai dengan India lebih mungkin terjadi bila partai Narendra Modi menang pemilu. (FOTO: AP/ABC News)

Menurut Khan, pemerintah juga akan mengambil alih pengelolaan rumah sakit amal yang dijalankan oleh kelompok ekstremis.

"Kami sudah memutuskan demi masa depan negeri ini -bukan karena tekanan dari luar— kami tidak akan mengizinkan milisi berfungsi lagi karena masyarakat Pakistan menderita karenanya," terangnya.

"Inilah untuk pertama kalinya dalam sejarah, pemerintah melakukannya. Dan ini bukan karena ada tekanan dari India, karena sudah ada konsensus di Pakistan."

Militer Pakistan saat ini sepakat dengan pemerintah untuk menghancurkan kelompok militan.

Pejabat militer senior menyebut, hampir tidak ada peluang bagi pertumbuhan ekonomi di Pakistan tanpa terlebih dahulu menggusur kelompok ekstrim.

Pakistan hampir saja masuk ke dalam daftar hitam negara yang terlibat dalam membiayai terorisme.

Bila masuk dalam daftar, maka Pakistan tidak akan mendapat akses dalam perdagangan dunia dan investasi, hal yang sangat dibutuhkan, karena negara perdagangan negara tersebut semakin memburuk.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Trump: Perundingan Damai AS-Iran Berlanjut lewat Telepon, Bukan di Pakistan

Internasional
8 hari lalu

Wali Kota New York Mamdani Minta Raja Charles Kembalikan Berlian Hiasi Mahkota Ratu Inggris 

Internasional
9 hari lalu

Pria Ini Bawa Jenazah Adiknya yang Telah Dimakamkan ke Kantor Bank, Alasannya Bikin Miris

Internasional
14 hari lalu

Menlu Iran Tiba di Pakistan, Utusan Trump Menyusul, Pembicaraan Damai Berlanjut?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal