Pakar: Perlakukan Covid seperti Flu Berarti Kematian

Anton Suhartono
Para pakar kesehatan memperingatkan agar Covid tak diperlakukan seperti flu (Foto: Reuters)

Negeri Kangguru termasuk salah satu negara yang menerapkan pembatasan paling ketat, mewajibkan pendatang untuk karantina di hotel selama 2 pekan dan melarang warganya melancong ke luar negeri jika tak penting.

Namun para pejabat kesehatan memperingatkan rencanan itu bisa menjadi malapetaka.

"Kita bisa menjalani kehidupan normal, tapi saya kira akan ada lebih banyak orang meninggal," kata Nancy Baxter, dari Departemen Kesehatan Global Universitas Melbourne.

Pakar lainnya Suman Majumdar mengatakan, kebijakan 'membebaskan virus' merupakan kesalahan. Menurut dia, Covid tak bisa disejajarkan dengan flu, melainkan campak.

"Ketimbang flu, saya ingin mengatakan campak mungkin lebih mirip, karena campak merupakan bencana jika merajalela di populasi yang tidak divaksinasi," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bos Kartel Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Ternyata Anggota Geng Motor Hells Angels

57 tahun lalu

Dramatis! Detik-Detik Penangkapan Anggota Kartel Narkoba asal Australia di Bali

57 tahun lalu

Mau Kabur dari Indonesia, WN Australia Buronan Interpol Ditangkap Imigrasi RI

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal