Overdosis Massal di Festival Musik, 2 Orang Tewas dan Ratusan Dirawat

Anton Suhartono
Ilustrasi (Foto: Theasutralian)

"Ini merupakan peristiwa yang tidak aman dan saya akan melakukan semaksimal mungkin untuk memastikan peristiwa ini tidak pernah terjadi lagi," katanya, menambahkan.

Festival musik ini digelar setiap tahun di Australia sejak 2009. Acara diselenggarakan oleh D-Dance Australia, bagian dari event organizer musik Belanda, Q-Dance.

Penyelenggara menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini. Q-Dance menyesalkan adanya penggunaan obat terlarang di acara mereka.

"Kami kecewa dengan sejumlah insiden terkait narkoba. Kami punya kebijakan zero tolerance dalam kaitannya dengan penggunaan narkoba di festival," bunyi pernyataan Defqon.1.

Peristiwa serupa pernah terjadi pada 2013 dan 2015, dua pria berusia 20 tahunan tewas karena overdosis obat terlarang di festival musik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Music
3 hari lalu

Lineup Java Jazz Festival 2026 Resmi Dirilis, Ini Daftar Musisinya!

Music
3 hari lalu

Serunya Festival Musik Aiero Fest 2026 yang Anti-Mainstream, Ini Alasannya!

Nasional
4 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal