Organisasi HAM AS: Perempuan Rohingya Alami Pemerkosaan Massal

Anton Suhartono
Warga Bangladesh membantu para pengungsi Rohingya turun dari perahu (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id – Organisasi hak asasi manusia (HAM) Human Rights Watch (HRW) merilis hasil penyelidikan terbaru mereka soal kekerasan terhadap Muslim Rohingya oleh militer Myanmar.

Organisasi HAM independen yang berbasis di Amerika Serikat (AS) itu menyebut banyak kasus pemerkosaan massal dilakukan secara bergilir terhadap para perempuan dewasa dan anak-anak Rohingya sejak 25 Agustus 2017.

HRW menegaskan bahwa kekerasan seksual terhadap perempuan Rohingnya merupakan kejahatan kemanusiaan yang berat.

Berdasarkan laporan yang didasarkan dari hasil wawancara puluhan korban pemerkosaan, lembaga-lembaga bantuan, serta pejabat otoritas kesehatan Bangladesh, pemerkosaan secara bergilir jelas-jelas dilakukan oleh militer Myanmar.

"Pemerkosaan merupakan salah satu cara yang menonjol dilakukan militer Burma dalam upaya pembersihan etnis Rohingya,” kata Sky Wheeler, peneliti HRW, seperti dikutip dari AFP, Kamis (16/11/2017).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Hemat Energi, Bangladesh Pangkas Jam Kerja hingga Batasi Dekorasi Pernikahan

Internasional
3 hari lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

Internasional
13 hari lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Internasional
15 hari lalu

Tragis! Bus Pemudik Ditabrak Kereta Api hingga Terseret 1 Km, 12 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal