OKI: Israel Bertanggung Jawab Penuh atas Pembunuhan Keji Ismail Haniyeh

Anton Suhartono
Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menyalahkan Israel atas serangan yang menewaskan Ismail Haniyeh di Teheran, Iran (Foto: EPA-EFE)

Iran dan Palestina menyerukan pertemuan darurat tersebut.

Sementara itu Arab Saudi menegaskan pembunuhan Haniyeh merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Iran.

Wakil Menteri Luar Negeri Saudi Waleed Al Khereiji menegaskan negaranya menolak setiap pelanggaran terhadap kedaulatan negara atau campur tangan dalam urusan dalam negeri oleh pihak mana pun.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller mengatakan, beberapa anggota OKI setuju dengan pemerintahanya bahwa eskalasi hanya akan memperburuk krisis yang sedang berlangsung.

“Kami berharap, pada pertemuan OKI tersbut terjadi hal yang sama, yang telah kita coba wujudkan sepanjang pekan lalu, yaitu semua pihak yang memiliki hubungan dengan Iran memberi peringatan kepada Iran, dengan cara yang sama seperti yang telah kami lakukan kepada pemerintah Israel, bahwa mereka tidak boleh melakukan langkah apa pun untuk meningkatkan konflik,” kata Miller.

Dia menambahkan eskalasi di kawasan dapat membahayakan prospek perjanjian gencatan senjata di Gaza.

Sementara itu perundingan gencatan senjata di Gaza yang berlangsung di Mesir kembali buntu. Serangkaian serangan Israel di Gaza maupun pembunuhan Haniyeh semakin membuat konflik jauh dari kata selesai.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Balas Gempuran AS, Garda Revolusi Iran Gempur Lanud Al Azraq Secara Masif

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

57 tahun lalu

Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal