Ngotot Rebut Greenland, Trump Sebut Denmark Tak Bisa Berbuat Banyak Lawan Rusia

Anton Suhartono
Donald Trump akan mengambil tindakan tegas untuk menghapus ancaman Rusia di Greenland (Foto: AP)

Greenland, wilayah otonom dari Denmark, telah lama menarik minat AS karena lokasinya yang strategis serta sumber daya mineral yang melimpah. Kondisi itu memicu kekhawatiran tentang meningkatnya aktivitas Rusia dan China.

Trump pada Sabtu lalu menghukum delapan negara Eropa yang mencegahnya merebut Greenland dengan mengenakan tarif 10 persen. Delapan negara itu adalah Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia. 

Tarif masuk 10 persen mulai berlaku pada 1 Februari dan akan dinaikkan menjadi 25 persen pada 1 Juni sampai AS berhasil merebut Greenland.

Setelah itu, delapan negara Eropa mengeluarkan pernyataan bersama, mengecam ancaman AS dan menegaskan kembali komitmen mereka terhadap keamanan Arktik.

Sementara itu, Rusia pekan lalu menegaskan status hukum Greenland sebagai bagian dari Denmark. Disebutkan situasi terkini di pulau raksasa Arktik itu sebagai "sangat kontroversial."

"Kami berangkat dari pemahaman bahwa Greenland adalah wilayah Kerajaan Denmark," kata Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal