Ngeri Rusia Diduga Pakai Bom Vakum di Ukraina, Bisa Bikin Tubuh Manusia Menguap

Anton Suhartono
Rusia diduga menggunakan bom vakum dan bom curah di Ukraina (Foto: Reuters)

Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi bahwa senjata termobarik digunakan dalam konflik di Ukraina. Namun CNN mengangkat laporan, salah satu timnya melihat peluncur roket ganda termobarik Rusia di dekat perbatasan Ukraina pada Sabtu sore pekan lalu.

Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan, dia sudah melihat laporan soal penggunaan bom itu namun belum mendapat konfirmasi resmi bahwa Rusia menggunakannya. 

"Jika itu benar, berpotensi menjadi kejahatan perang," katanya, seraya menambahkan organisasi internasional akan menyelidikinya.

Belum ada komentar dari pemerintah Rusia, kedubes di Washington DC belum memberikan komentar kepada Reuters.

Amnesty International menyatakan hukum humaniter internasional melarang penggunaan senjata yang tidak pandang bulu seperti bom curah. Meluncurkan serangan tanpa pandang bulu yang membunuh atau melukai warga sipil merupakan kejahatan perang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal