Ngeri, Ada 14 Penembakan Massal di AS selama 3 Hari Libur Akhir Pekan

Umaya Khusniah
Penembakan massal di Texas. (Foto: Reuters)

Sepanjang lima bulan pertama 2022, pemantau mengkatalogkan ada 230 penembakan massal, termasuk 11 pembunuhan massal di 34 negara bagian dan Washington D.C. 

Kelompok tersebut mendefinisikan penembakan massal sebagai minimal empat korban ditembak, baik terluka atau terbunuh. Pelaku yang mungkin terbunuh atau terluka dalam insiden tidak dihitung.

Sementara data kekerasan senjata secara umum, mulai Jumat (27/5/2022) pukul 05.00 sore sampai Selasa (31/5/2022) jam 05.00 pagi, telah merenggut 156 nyawa dan melukai 412 orang. 

Penghitungan itu dilakukan setelah penembakan massal yang menghancurkan di Uvalde, Texas yang menewaskan 19 siswa sekolah dasar, serta dua orang dewasa. Penembakan itu adalah yang ketiga paling mematikan dalam sejarah AS.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Rieke Diah Pitaloka Soroti Kasus Bunuh Diri Anak di Ngada, Singgung Kemiskinan dan Data Bantuan

Internasional
10 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
13 jam lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
13 jam lalu

AS dan Iran Akhirnya Berunding Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal