New York Larang Tunawisma dan Orang dengan Gangguan Jiwa Gunakan Kereta Api Bawah Tanah

Umaya Khusniah
Pemerintah Kota New York berencana melarang para tunawisma dan orang dengan gangguan jiwa menggunakan kereta bawah tanah. (Foto: Reuters)

HOUSTON, iNews.id - Pemerintah Kota New York, Amerika Serikat (AS) berencana melarang para tunawisma dan orang dengan gangguan jiwa menggunakan kereta bawah tanah. Tujuannya, mengurangi ketakutan akan kejahatan dalam kereta yang dilakukan kepada penumpang tak bersalah. 

Wali Kota New York, Eric Adams dan Gubernur New York Kathy Hochul pada Jumat meluncurkan rencana baru untuk membuat sistem kereta bawah tanah kota lebih aman bagi semua pengguna. Inisiatif keselamatan merupakan tindakan bersama antara NYC dan negara bagian New York.

"Kami akan memastikan, ketakutan bukanlah realitas di New York," kata Wali Kota Eric Adams, Jumat (18/2/2022). 

Adams, yang merupakan mantan petugas polisi transit Kota New York mengatakan, langkah ini diambil sebagai respon dari insiden mematikan bulan lalu. Seorang pria tunawisma dengan riwayat penyakit mental mendorong seorang wanita hingga tewas di depan kereta bawah tanah.

Pada Kamis (17/2/2022), seorang pria tunawisma menikam seorang penumpang dalam serangan yang tidak beralasan.

Departemen Kepolisian Kota New York diminta segera menegakkan aturan kereta bawah tanah. Ini untuk memastikan sistem digunakan untuk transportasi, bukan untuk perumahan, berkeliaran, atau pelecehan penumpang.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Soroti Perbaikan Transportasi, Pengamat Nilai Kereta Jadi Benchmark Layanan Publik

57 tahun lalu

Gading Marten Bongkar Fakta Pertemuan Raffi Ahmad dan Blueray Cargo di New York

57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Raffi Ahmad Bertemu Blueray Cargo di New York, Endingnya Terseret Kasus Korupsi

57 tahun lalu

Inul Daratista Meradang Dituding Gila Hormat: Petugas Kereta Jongkok karena SOP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal