Netanyahu Ternyata Tak Tahu Direktur RS Al Shifa Gaza Dibebaskan, Perintahkan Penyelidikan

Anton Suhartono
Mohammad Abu Salmiya termasuk tahanan yang dibebaskan Israel (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Otoritas lembaga pemasyarakatan Israel membebaskan puluhan tahananPalestina pada Senin kemarin, termasuk Direktur Rumah Sakit Al Shifa Mohammad Abu Salmiya. Namun ternyata pembebasan para tahanan dari Jalur Gaza itu dilakukan tanpa sepengetahuan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Tak pelak, Netanyahu memerintahkan penyelidikan atas pembebasan Salmiya serta tahanan lainnya. Dia menyebut pembebasan Salmiya sebagai kesalahan besar dan pelanggaran etika.

"(Abu Salmiya) Seharusnya berada di penjara,” kata Netanyahu, seraya menuduhnya bertanggung jawab atas penyanderaan dan pembunuhan terhadap tawanan Israel di Gaza.

Abu Salmiya ditangkap pada 23 November bersama beberapa staf medis RS Al Shifa di perjalanan. Saat itu dia hendak mengungsi dari Kota Gaza, tempat rumah sakit berada, ke wilayah selatan menyusul serangan Israel.

Israel juga membebaskan dokter dan petugas medis dari Rumah Sakit lainnya.

Pasukan Zionis menggempur dan menghancurkan rumah sakit di Gaza karena menganggap fasilitas medis itu digunakan sebagai markas para pejuang. Tuduhan itu dibantah keras oleh rumah sakit maupun Hamas. Serangan Israel terhadap rumah sakit hanya sebagai dalih untuk membantai perempuan, anak-anak, serta pasien dan pengungsi yang tak berdaya.

Sebelumnya otoritas lembaga pemasyarakatan Israel menyatakamn keputusan untuk membebaskan 55 tahanan Gaza karena penuhnya penjara. Fasilitsa yang ada tak bisa lagi menampung para tahanan Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal