Netanyahu Perintahkan Pasukan Israel Perluas Serangan di Lebanon, Targetkan Hizbullah

Aditya Pratama
PM Israel Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan serangan terhadap wilayah pinggiran selatan ibu kota Lebanon, Beirut. (Foto: AP)

Seorang pejabat senior pemerintah Lebanon mengatakan pihaknya mengandalkan upaya mediasi Amerika Serikat untuk menekan Israel agar menghentikan pelanggarannya sendiri dan mencegah jatuhnya lebih banyak korban sipil.

Pada Minggu lalu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengusulkan rencana deeskalasi bertahap kepada Netanyahu dan Presiden Lebanon, menurut seorang pejabat Amerika.

Belakangan, militer Israel memerintahkan warga Dahieh untuk mengungsi demi keselamatan mereka sendiri, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Keluarga-keluarga yang memenuhi mobil dengan koper, selimut, dan barang-barang yang bisa mereka bawa terlihat meninggalkan kawasan tersebut. Mereka bergabung dengan ribuan warga lain yang bergerak menuju daerah pegunungan di tengah meningkatnya kekhawatiran akan meluasnya kekerasan.

Militer Israel telah dua kali menyerang Beirut sejak gencatan senjata antara Israel dan Lebanon mulai berlaku pada 16 April. Serangan terbaru terjadi pada Kamis lalu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Serangan Israel Rusak Gereja dan Sekolah Kristen di Lebanon

57 tahun lalu

Keji! Israel Hujani 47 Permukiman Sipil Lebanon dengan Serangan Udara

57 tahun lalu

Israel Makin Agresif, Perluas Operasi Darat di Lebanon Lintasi Sungai Litani

57 tahun lalu

Lebanon Selatan Diguncang Serangan Udara, Israel Bombardir 47 Permukiman dengan Jet Tempur dan Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal