Netanyahu Akui Trump Sulit Dipengaruhi soal  Perang Iran

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu mengakui Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bukan sosok yang mudah dipengaruhi (Foto: AP)

Beberapa sumber pejabat Israel mengatakan, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei merupakan satu-satunya tokoh yang bisa menggagalkan kesepakatan tersebut.

Beberapa orang dekat Trump, seperti utusan khusus Steve Witkoff dan penasihat Gedung Putih Jared Kushner, mendesak Sang Presiden untuk segera mencapai kesepakatan dengan Iran.

Sebelumnya, stasiun televisi Israel, KAN, mengutip sumber pejabat yang mengetahui masalah tersebut, melaporkan Netanyahu berbicara melalui telepon dengan Trump dan mengungkapkan keprihatinan karena AS menunda untuk menyerang Iran. 

Dia juga kecewa karena Trump mengaitkan kesepakatan damai tersebut dengan gencatan senjata di Lebanon. Israel justru berusaha memisahkan konflik mereka dengan Iran dan Lebanon.

Trump sebelumnya mengatakan, sebagian besar poin proposal damai dengan Iran untuk mengakhiri perang telah disepakati dan menunggu finalisasi. Namun dalam perkembangannya pada Minggu, Trump menengaskan tak ingin terburu-buru meneken kesepakatan damai dengan Iran, seraya tetap melanjutkan blokade maritim terhadap pelabuhan Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Tuduh AS Langgar Wilayah Udara, Gencatan Senjata Terancam Gugur?

57 tahun lalu

Israel Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Lebanon, Jet-Jet Tempur Zionis Bombardir Permukiman

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp17.800 per Dolar AS

57 tahun lalu

Iran Sebut AS Serang Permukiman Warga Sipil Pakai Rudal Baru, Meledak di Udara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal