Nelayan Temukan Perahu Misterius yang Terdampar, Ada 20 Mayat di Dalamnya

Anton Suhartono
Ilustrasi 20 mayat ditemukan di perahu yang terdampar di Karibia (Foto: Reuters)

Kerajaan Turks dan Caicos menjadi magnet bagi warga Haiti yang berusaha melarikan diri dari negara mereka yang dilanda kemiskinan. Wilayah itu juga digunakan sebagai titik pengiriman para pelaku perdagangan manusia.

Pada Agustus 2019 seorang warga Kanada keturunan Sri Lanka, Srikajamukam Chelliah, ditangkap atas tuduhan perdagangan manusia. Dia merupakan nakhoda kapal yang membawa 158 orang, termasuk 28 warga Sri Lanka, untuk diselundukan ke Amerika Serikat

Pada Juni 2020, Chelliah mengaku bersalah atas tuduhan perdagangan manusia di hadapan hakim Kerajaan Turks dan Caicos lalu dijatuhi hukuman 14 bulan penjara. Dia kemudian diekstradisi ke Florida pada 24 Februari 2021 dan dijatuhi hukuman 32 bulan penjara bersekongkol menyelundupkan orang ke AS.

Kepulauan Grand Turk merupakan wilayah di bawah kedaulatan Inggris, ibu kota Kerajaan Turks dan Caicos. Lokasinya sekitar 920 kilometer dari Miami, AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Saling Serang di Tengah Negosiasi Damai 

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Sentuh Rp17.805 per Dolar AS

57 tahun lalu

Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS Pakai Rudal Murah Buatan China?

57 tahun lalu

Iran akan Tembak Kapal Perang AS jika Bikin Ulah di Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal