Negosiator Palestina Saeb Erekat Meninggal, Presiden Abbas: Kerugian Besar bagi Rakyat

Anton Suhartono
Saeb Erekat meninggal dunia akibat Covid-19 (Foto: AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Sekjen PLO yang juga negosiator senior Saeb Erekat, Selasa (10/11/2020).

Erekat mengembuskan napas terakhir pada usia 65 tahun di Rumah Sakit Hadassah, Yerusalem, akibat Covid-19.

Abbas menggambarkan kepergian Erekat sebagai kerugian besar bagi rakyat Palestina.

"Kepergian seorang saudara sekaligus teman, Saeb Erekat, merupakan kerugian besar bagi Palestina dan rakyat. Kami sangat sedih," kata Abbas, dikutip dari AFP.

Erekat dilarikan ke rumah sakit pada 18 Oktober lalu karena membutuhkan penanganan serius. Sejak itu kondisinya terus menurun. Dia mengalami masalah kronis pada sistem pernapasan.

Pria yang pernah mengenyam pendidikan di Amerika Serikat itu meninggalkan seorang istri, empat anak, serta delapan cucu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

57 tahun lalu

Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?

57 tahun lalu

Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal