Negosiasi Gencatan Senjata Gaza Tahap Ke-2 Dimulai, Ini Tuntutan Hamas ke Israel

Anton Suhartono
Pembicaraan gencatan senjata di Gaza tahap kedua antara Israel dan Hamas telah dimulai (Foto: Anadolu)

Dalam laporan sebelumnya, jika kesepakatan gencatan senjata tahap kedua tercapai, Hamas akan membebaskan semua sandera Israel yang tersisa, yakni para tentara. Sementara Israel akan membebaskan tahanan Palestina yang jumlahnya akan jauh lebih banyak ketimbang gencatan senjata tahap pertama.

Durasi gencatan senjata belum diketahui pasti, namun berdasarkan proposal presiden AS sebumnya, Joe Biden, waktunya bisa mencapai.6 bulan. Seperti diketahui Biden yang pertama kali mengusulkan gencatan senjata tiga tahap yakni pada Juli 2024.

Sebelumnya, Wakil Kepala Kantor Biro Politik Hamas Mousa Abu Marzouk yakin gencatan senjata dengan Israel akan berlanjut sampai tahap kedua. Pemyebabnya, Israel akan berpikit ulang untuk melanjutkan perang karena masih banyak tentaranya yang disandera di Gaza.

"Saya mengesampingkan kemungkinan perang akan berlanjut setelah tahap pertama (gencatan senjata). Bukan karena dia (Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu) cinta damai, tapi tentara Israel akan berperang dan sandera yang tersisa adalah prajuritnya," kata Marzouk.

Dia menambahkan, secara total ada lebih dari 60 sandera Israel masih berada di Gaza.

Oleh karena itu, Israel sangat mungkin akan menyetujui kesepakatan gencatan senjata tahap kedua guna memastikan semua tentaranya bebas terlebih dulu.

"Tentara Israel tidak akan bertempur saat rekan-rekannya disandera. Selama ini mereka bertempur untuk membebaskan perempuan, orang sakit, dan warga sipil, tapi tidak membebaskan tentara," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

57 tahun lalu

Mobil Dibom Israel, Jubir Hamas Lolos dari Pembunuhan

57 tahun lalu

PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!

57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal