Meskipun pernah terlibat konflik, Argentina dianggap sangat aman dari bencana kelaparan pasca-perang nuklir karena iklimnya yang mendukung pertanian tanaman tahan penyakit seperti gandum. Luasnya lahan subur dan relatif terisolasi dari konflik geopolitik besar menambah keamanannya.
Dengan garis pantai yang panjang dan pegunungan Andes yang melindungi dari arah timur, Chili memiliki infrastruktur maju dan sumber daya alam melimpah. Posisi geografisnya yang strategis membuatnya minim risiko keterlibatan langsung dalam perang global.
Negara kepulauan di Pasifik Selatan ini sangat terpencil dan memiliki pasukan militer kecil. Dengan hutan lebat dan sumber daya alam yang kaya, Fiji menjadi tempat yang aman dan damai selama konflik global.
Indonesia masuk dalam daftar negara aman karena letaknya yang relatif jauh dari pusat konflik dunia dan sumber daya alam yang melimpah. Kawasan Indo-Pasifik yang strategis membuat Indonesia harus meningkatkan kesiapan militernya, namun isolasi geografis dan sumber daya yang ada memberikan peluang untuk bertahan dari dampak perang besar.
Terletak di pegunungan Himalaya, Bhutan memiliki medan yang sulit diakses dan kebijakan netralitas yang kuat. Kondisi ini menjadikannya salah satu negara paling aman dari ancaman invasi atau serangan nuklir.