Negara Pasifik Ini Terancam Gelap Gulita, Persediaan BBM Hanya Cukup 2 Bulan

Anton Suhartono
Kepulauan Marshall kemungkinan akan kehabisan BBM dalam 2 bulan jika tak ada pasokan (Foto: AP)

Pemerintah sedang mempertimbangkan skenario penghentian total pasokan serta membahas kemungkinan langkah-langkah meminta bantuan Amerika Serikat (AS), termasuk pendanaan tambahan.

Negara tersebut mendeklarasikan keadaan darurat ekonomi selama 90 hari. Ini termasuk penghematan bahan bakar di sektor publik, seperti pengurangan jam kerja dan mengharuskan kantor untuk mematikan AC, lampu, dan peralatan listrik lain.

Negara-negara Pasifik lain juga melakukan langkah serupa, Tuvalu mendeklarasikan keadaan darurat, sementara Kepulauan Solomon, Fiji, Nauru, Vanuatu, Kepulauan Cook, dan Federasi Mikronesia memberlakukan pembatasan penggunaan BBM karena ancaman kekurangan pasokan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pariwisata Terdampak Perang Timur Tengah, Kemenpar Lakukan Ini!

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.333 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Kekayaan 5 Miliarder Ini Anjlok Rp617 Triliun Imbas Perang di Timur Tengah

57 tahun lalu

Krisis BBM! Warga Bangladesh Antre SPBU dari Malam sampai Pagi, Beberapa Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal