Negara-Negara Ini Perketat Aturan Masuk bagi Pendatang asal China terkait Lonjakan Kasus Covid

Anton Suhartono
Beberapa negara memperketat kembali aturan masuk bagi pendatang asal China terkait lonjakan kasus Covid-19 (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan memperketat aturan masuk bagi pendatang asal China terkait lonjakan kasus Covid-19 di negara itu. AS juga menyayangkan kurangnya data yang transparan mengenai jumlah kasus infeksi dan kematian akibat virus corona. 

Sebelum AS, negara lain yakni Jepang, India, dan Malaysia telah memperketat aturan masuk bagi pendatang asal China. Jepang menerapkan kembali syarat tes PCR negatif bagi kedatangan asal China. Malaysia juga menerapkan pelacakan dan pengawasan yang lebih ketat.

“Ada kekhawatiran yang meningkat di masyarakat internasional tentang lonjakan Covid-19 yang berlangsung di China dan kurangnya data transparan, termasuk data urutan genom virus yang dilaporkan oleh RRC,” kata seorang pejabat AS, dikutip dari Reuters, Rabu (28/12/2022).

Rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain di China kewalahan menangani pasien yang melonjak. Antrean di rumah sakit kota-kota besar hingga ke luar halaman. Pemandangan serupa terlihat di krematorium, antrean mobil jenazah mengular untuk masuk dan mendapat lahan parkir.

Anehnya, laporan penambahan kasus infeksi di negara itu tak sesuai dengan kondisi di lapangan. Hal yang mengejutkan dalam sepakan terarkhir hingga Senin lalu, otoritas hanya melaporkan penambahan satu kasus kematian secara nasional.

Selain itu, Komisi Kesehatan Nasional (NHC) China menghentikan perilisan data harian Covid-19 dan mengalihkannya ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) untuk alasan penelitian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
27 menit lalu

Iran Pantau Ketat Pergerakan Pasukan AS, Siap Hadapi Serangan Darat

Internasional
3 jam lalu

Presiden Macron Tolak Kerahkan Militer Buka Selat Hormuz: Tidak Masuk Akal!

Internasional
5 jam lalu

Iran: Setiap Pasukan AS yang Mendarat di Iran Tak Akan Selamat!

Internasional
6 jam lalu

Trump Sebut AS Tak Butuh Minyak Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal