Negara Ini Tidak Menjual Cola-Cola, Apa Alasannya?

Punta Dewa
(Negara yang tidak menjual minuman ringan asal Amerika Serikat, Coca-Cola. (Foto: Reuters)

Bulan lalu, pemerintah Amerika Serikat telah mencabut sanksi tersebut. Perusahaan-perusahaan asal negara adidaya ini pun dapat segera menanamkan saham di Myanmar setelah izin keluar. 

Coca-Cola menjadi salah satu perusahaan yang memasuki atau melakukan penetrasi ulang ke pasar Myanmar.

Selagi mendirikan tempat beroperasi di Myanmar, Coca-Cola akan mengimpor produk-produknya dari negara-negara tetangga. 

Perusahaan pembuat soft drink terbesar di dunia ini akan mendonasikan $3 juta (setara Rp 28 milyar) untuk mendukung penciptaan lapangan kerja bagi wanita Myanmar. 

Coca-Cola akan bekerja sama dengan PACT, kelompok non-pemerintah yang mendukung inisiatif ekonomi dan kesehatan di negara-negara berkembang.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siap-siap! Distributor Coca-Cola Bakal Bagi Dividen Rp2,3 Miliar

57 tahun lalu

5 Penemuan yang Tidak Sengaja Tercipta, Namun Mampu Mengubah Dunia: Coca Cola Awalnya Minuman Obat

57 tahun lalu

Wow! Turki Siap Gantikan Perusahaan Barat yang Hengkang dari Rusia karena Konflik Ukraina

57 tahun lalu

Media Barat Sebut Perusahaan Asing di Rusia Diancam, Kedubes: Itu Berita Palsu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal