Negara Bagian Queensland Australia Kembali Alami Kekeringan Parah

Nathania Riris Michico
Kekeringan melanda Kota Cunnamulla, Queensland, Australia. (Foto: Reuters).

BRISBANE, iNews.id - Memasuki 2019, masyarakat Negara Bagian Queensland, Australia, menghadapi kekeringan tahun ketujuh. Hampit 60 persen negara bagian timur laut Australia itu secara resmi mengalami kekeringan.

Bukan hanya para petani yang menderita, kota-kota di wilayah itu juga berjuang dan pejabat setempat mengatakan ada lebih banyak bantuan dari pemerintah federal diperlukan, termasuk tambahan dana untuk biaya perbaikan jalan-jalan dan jalur kereta api.

Curah hujan yang memecahkan rekor merendam bagian-bagian utara Queensland pada Desember. Namun hampir 60 persen dari negara bagian terbesar kedua di Australia itu, yang luasnya dua setengah kali negara bagian Texas, Amerika, kering kerontang.

Beberapa wilayah memasuki tahun ketujuh kekeringan. Bagi banyak petani di garis depan menyebutnya sebagai "Big Dry," dan kurangnya hujan menyebabkan kesulitan keuangan.

Keuntungan pertanian di Queensland diperkirakan akan jatuh lebih dari 13.000 dolar Australia pada 2019. Produsen biji-bijian dan perusahaan susu diperkirakan yang paling parah terimbas.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Megapolitan
47 menit lalu

Curah Hujan Masih Tinggi, Pramono Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta

Nasional
2 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
2 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
2 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal