NATO Sahkan Rencana Pertahanan Baru, Siagakan 300.000 Tentara Siap Tempur

Ahmad Islamy Jamil
Bendera NATO (ilustrasi). Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO menyetujui rencana pertahanan baru yang antara lain bakal meningkatkan kapasitas produksi pertahanan mereka. (Foto: Reuters)

VILNIUS, iNews.id – Para pemimpin NATO menyetujui rencana pertahanan baru pada KTT yang diselenggarakan di Vilnius, Lithuania, sejak Selasa (11/7/2023) kemarin. Di bawah rancangan tersebut, aliansi militer itu bakal menyiagakan 300.000 tentara yang siap untuk bertempur kapan saja.

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg mengatakan, ini adalah rencana pertahanan yang paling komprehensif yang diambil oleh Pakta Pertahanan Atlantik Utara sejak akhir Perang Dingin. Negara-negara sekutu yang tergabung di dalamnya juga sepakat membuat komitmen untuk berinvestasi setidaknya 2 persen dari produk domestik bruto (PDB) mereka setiap tahun untuk bidang pertahanan.

“Para pemimpin mendukung rencana aksi pencegahan pertahanan baru yang akan mempercepat pengadaan bersama, meningkatkan interoperabilitas, dan menghasilkan investasi dan kapasitas produksi,” kata Stoltenberg, Selasa.

Negara-negara NATO juga setuju untuk meningkatkan secara signifikan persediaan munisi penentu pertempuran tertentu. Dalam komunike yang disahkan di Vilnius kemarin dikatakan, kemampuan militer NATO yang kuat sangat penting untuk pencegahan dan pertahanan blok itu di masa mendatang.

Dalam komunike itu juga dinyatakan, rencana pengembangan kemampuan NATO akan memastikan bahwa aliansi pimpinan Amerika Serikat tersebut dapat mempertahankan keunggulan teknologi militernya.

KTT NATO berlangsung dari 11-12 Juli di Vilnius. Agenda yang menjadi pembahasan dalam KTT antara lain mencakup prospek keanggotaan Ukraina di dalam blok itu, penguatan sayap timur aliansi, serta masalah belanja pertahanan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

Intelijen AS Kaget, Drone Iran Bentuk Formasi Ubur-Ubur Tembak Jatuh Jet Tempur F-15

57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

57 tahun lalu

Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal