NATO: Rusia di Bawah Tekanan Berat di Ukraina

Anton Suhartono
Jens Stoltenberg menyebut Rusia dalam tekanan berat dalam perang di Ukraina (Foto: Reuters)

ROMA, iNews.id - Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menyebut Rusia dalam tekanan dalam perang di Ukraina. Pasukan Rusia meninggalkan Kota Kherson pada Rabu kemarin, padahal sudah direbut sejak awal invasi ke Ukraina.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Jens Stoltenberg mengatakan pasukan Rusia berada di bawah tekanan hebat setelah penarikan pasukan tersebut. Menurut dia, NATO masih memantau kondisi beberapa hari ke depan. Ada kemungkinan Rusia juga akan mundur dari tepi barat Sungai Dnipro yang berarti kemenangan besar bagi Kiev.

"Yang jelas adalah Rusia berada di bawah tekanan berat dan jika mereka meninggalkan Kherson, itu akan menjadi kemenangan berikutnya bagi Ukraina," kata Stoltenberg, usai bertemu Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.

Dia kembali menegaskan dukungannya terhadap Ukraina, NATO akan selalu membantu selama diperlukan.

"Dukungan yang belum pernah terjadi sebelumnya, diberikan oleh sekutu NATO, termasuk Italia, setiap hari menghasilkan pembeda di medan pertempuran dan bagi kemajuan Ukraina," katanya kepada wartawan.

Meloni juga menegaskan Italia tetap berkomitmen mempertahankan integritas teritorial, kedaulatan, dan kemerdekaan Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal