NATO: Putin Salah Perhitungan!

Anton Suhartono
Jens Stoltenberg (Foto: Reuters)

Stoltenberg mengomentari ancaman penggunaan senjata nuklir sebagai retorika berbahaya dan sembrono.

“Kami ingin memastikan tidak ada kesalahpahaman di Moskow tentang bagaimana tepatnya kami bereaksi. Tentu saja itu tergantung pada situasi seperti apa, atau jenis, atau senjata apa yang mungkin mereka gunakan. Yang paling penting adalah mencegah hal itu terjadi dan itulah mengapa kami begitu jelas menyampaikan kepada Rusia tentang konsekuensi yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Stoltenberg.

Lebih lanjut Stoltenberg menegaskan NATO tidak akan terlibat dalam retorika nuklir yang sembrono dan berbahaya seperti disampaikan Putin.

NATO, lanjut dia, tidak ingin mencari konfrontasi dengan Rusia, melainkan hanya berusaha melindungi Ukraina dan mencegah eskalasi konflik.

"Pidato (Putin) tersebut merupakan eskalasi tetapi juga tidak mengejutkan. Oleh karena itu, kami telah siap. Kami akan tetap tenang dan terus memberikan dukungan kepada Ukraina. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Heboh! Mobil Bermesin Pesawat Bom Nuklir Nyaris Dilelang, Tenaganya Tembus 6.930 Tenaga kuda

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal