NATO Mengaku Ingin Menjaga Komunikasi dengan Rusia demi Keamanan Eropa

Ahmad Islamy Jamil
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg. (Foto: Reuters)

Menurut dia, NATO perlu terus terlibat dengan Rusia dalam masalah-masalah seperti kontrol senjata. Karenanya, kontak minimum antara NATO dan Rusia harus dijaga.

Pada Desember 2021, Rusia mengusulkan draf perjanjian tentang jaminan keamanan untuk NATO dan Amerika Serikat. Dalam draf itu, Moskow meminta agar NATO tidak memperluas pengaruhnya ke arah timur dan tidak akan memasukkan Ukraina dan negara-negara bekas Soviet lainnya. 

Akan tetapi, pada Januari 2022, AS dan NATO secara resmi menolak proposal Rusia. Aliansi militer itu beralasan, mereka tidak akan mengubah pendiriannya tentang hak negara berdaulat untuk bergabung ke NATO. Menyusul kebuntuan tersebut, Rusia pun meluncurkan operasi militer di Ukraina sejak Februari lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal