Nah, Trump Salahkan China dan India Bikin Perang Rusia-Ukraina Tak Berujung

Anton Suhartono
Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial saat berpidato di Sidang Majelis Umum PBB ke-80, Selasa (23/9) (Foto: AP)

Trump lalu membanggakan hubungan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang selalu baik. Hubungan positif itulah yang dia yakini bisa mengakhiri perang. 

Perang di Ukraina, kata Trump, tidak membuat Rusia terlihat baik.

Trump juga mengecam negara-negara Uni Eropa yang masih membeli minyak dan gas Rusia meskipun sebagian besar telah berupaya mengalihkan ketergantungan mereka dari Rusia.

Perang di Gaza Harus Dihentikan

Dalam pidatonya, Trump lebih dulu menekankan pentingnya penghentian perang di Gaza. Ia menyerukan semua pihak kembali ke meja perundingan, pembebasan seluruh sandera, serta penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah tersebut. Namun, begitu beralih ke isu Ukraina, nada bicara Trump berubah lebih tajam dengan menyalahkan kebijakan energi dua negara raksasa Asia.

Menurutnya, selama aliran dana dari penjualan minyak masih mengalir, Rusia akan mampu membiayai operasi militernya tanpa khawatir terhadap tekanan ekonomi. Kondisi ini membuat upaya damai yang diusung Barat sulit tercapai.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

57 tahun lalu

Situasi Timur Tengah Terkini: AS Hentikan Serangan ke Iran

57 tahun lalu

Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki

57 tahun lalu

Kebakaran Pabrik Sepatu China Tewaskan 28 Pekerja, Presiden Xi Jinping Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal