Nah! Pemerintah China Tak Tahu Kabar Pembatalan Pesanan Pesawat Boeing

Anton Suhartono
Lin Jiang menegaskan pemerintah tak mengetahui soal penghentian kontrak dengan Boeing (Foto: AP)

"Mereka mengingkari kesepakatan Boeing," kata Trump, dalam pernyataan di media sosial Truth Social.

Saham Boeing turun 2,36 persen setelah laporan media bahwa China menginstruksikan msakapai negara itu untuk tidak membeli pesawat Boeing.

China merupakan negara pertama yang membalas penerapan tarif resiprokal Trump yang diumumkan pada 2 April.  Sejak itu kedua negara saling membalas besaran tarif masuk. 

Teranyar, AS menyebut China menghadapi kenaikan tarif masuk menjadi 245 persen. Sebelum itu, China telah menerapkan tarif masuk produk AS sebesar 125 persen, namun tak akan menambahnya lagi.

Dalam perjalanannya, Trump mengumumkan pengecualian beberapa produk elektronik dari China, seperti smartphone, laptop, prosesor komputer, dan chip. Meski demikian pengecualian itu bersifat sementara sampai pemerintah AS merampungkan kajian atau evaluasi terkait keamanan nasional di bidang perdagangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

23 jam lalu

Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!

1 hari lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

1 hari lalu

Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal