Nah, AS Tarik Pasukan dari Pangkalan Militer di Qatar dan Bahrain

Anton Suhartono
Militer Amerika Serikat menarik ratusan personel militer dari Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar (Foto: Planet Labs via AP)

WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) menarik ratusan personel militer dari Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar, di tengah meningkatnya spekulasi serangan terhadap Iran. Pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah akan menjadi sasaran pembalasan Iran jika negara itu diserang lebih dulu.

Surat kabar The New York Times (NYT), mengutip sumber pejabat senior Departemen Pertahanan (Pentagon) melaporkan, selain Al Udeid, pasukan AS yang ditempatkan di pangkalan Bahrain juga telah ditarik. Pangkalan Bahrain merupakan markas Armada ke-5 Angkatan Laut AS.

Meski demikian pejabat itu mengatakan, pasukan AS tetap ditempatkan di pangkalan-pangkalan Irak, Suriah, Kuwait, Arab Saudi, Yordania, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Penarikan tersebut memicu spekulasi mengenai potensi serangan AS terhadap Iran serta diartikan sebagai tindakan pencegahan di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.

Para pejabat Iran menegaskan, pangkalan-pangkalan AS di seluruh Timur Tengah akan menjadi target yang sah jika negaranya diserang. Iran menghujani pangkalan Al Udeid dengan rudal balistik setelah negaranya diserang militer AS pada 22 Juni 2025. Al Udeid merupakan pangkalan militer terbesar AS di Timur Tengah yang menampung sekitar 10.000 tentara.

Dalam surat kepada Sekjen PBB Antonio Guterres pada Kamis, kepala misi Iran untuk PBB mengatakan jika negaranya diserang, seluruh pangkalan, fasilitas, dan aset pasukan musuh di wilayah tersebut akan menjadi sasaran yang sah.

"Amerika Serikat akan memikul tanggung jawab penuh dan langsung atas konsekuensi yang tidak terduga dan tidak terkendali," demikian isi surat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
17 menit lalu

Hampir 40.000 Pasukan dan Belasan Kapal Perang AS Siaga di Timur Tengah, Siap Serang Iran

Internasional
1 jam lalu

Israel Umumkan Siaga Tinggi Potensi Perang Lawan Iran

Internasional
2 jam lalu

Iran Diam-Diam Beli Rudal Portabel Canggih Rusia, Siap Perang Lawan AS-Israel

Internasional
5 jam lalu

Mantan Agen CIA Sebut Trump Mungkin Perintahkan Serang Iran 23 atau 24 Februari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal