Myanmar di Ambang Kudeta Militer, Sekjen PBB Antonio Guterres Angkat Bicara

Anton Suhartono
Antonio Guterres (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Myanmar di ambang kudeta setelah meningkatnya ketegangan antara militer dan pemerintahan sipil yang dipimpin Aung San Suu Kyi pascapemilu.

Kondisi ini menjadi perhatian Sekjen PBB Antonio Guterres. Dia mengikuti perkembangan di Myanmar dengan keprihatinan yang besar.

Militer mengancam akan melakukan kudeta terkait rencana pembukaan parlemen.

Meningkatnya ketegangan antara pemerintah sipil dan militer dipicu tuduhan kecurangan pemilu. Militer menyatakan akan mengambil tindakan jika laporan mereka tentang kecurangan pemilu tidak ditangani dengan serius. Seorang juru bicara militer menegaskan tak mengesampingkan kemungkinan perebutan kekuasaan.

Dalam sebuah pernyataan, Guterres meminta semua aktor untuk menghentikan semua bentuk hasutan atau provokasi. Mereka harus bisa menunjukkan kepemimpinan dan mematuhi norma-norma demokrasi serta menghormati hasil pemilu pada 8 November.

“Semua sengketa pemilu harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang ditetapkan,” tuturnya, dikutip dari Reuters, Sabtu (30/1/2021).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

57 tahun lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal