Pertunjukan tersebut juga dihadiri oleh dua pemain sepak bola legendaris AC Milan, Daniele Massaro dan Franco Baressi. Keduanya mengaku sangat terkesan dengan pertunjukan Tim Rumah Angklung.
“Kami merasakan energi yang luar biasa melalui musik kalian. Terima kasih untuk semangatnya terhadap AC Milan,” ujar Baresi, pemain AC Milan dengan masa kejayaan di tahun sekitar 1990.
Selain menyaksikan pertunjukan, kedua pesepak bola senior itu juga menandatangani angklung dan jersey otentik mereka untuk Milanisti Indonesia.
Saat memainkan pertunjukan, para musisi Rumah Angklung mengenakan kostum panggung dari kain tenun lurik tradisional Indonesia berwarna merah dan hitam yang senada dengan seragam tim AC Milan. Kain lurik itu juga mendapat sentuhan batik motif angklung khas Rumah Angklung.
Kostum tersebut dibuat dengan kerja sama dari Apikmen, salah satu UMKM batik dan wastra Indonesia.