Mulut Perempuan di China Ini Tak Bisa Ditutup Setelah Tertawa Terbahak-bahak

Anton Suhartono
Dokter Luo Wensheng menangani pasien yang tak bisa menutup mulutnya setelah tertawa (Foto: Guancha)

GUANGZHOU, iNews.id - Tertawa bisa menyehatkan, tapi jika berlebihan tentunya tidak baik. Hal ini terjadi di China, seorang perempuan tak bisa menutup lagi mulutnya setelah tertawa terbahak-bahak.

Perempuan yang tak disebutkan identitasnya itu tertawa terbahak-bahak saat bercanda dengan temannya di kereta yang sedang berhenti di Stasiun Guangzhou, Provinsi Guangdong, pada Minggu (8/9/2019).

Menurut laporan Guancha News, korban ditangani oleh dokter yang kebetulan juga salah satu penumpang kereta.

Dokter bernama Luo Wensheng yang bertugas di RS Liwan itu mengetahui ada orang yang membutuhkan bantuannya setelah diumumkan melalui pengeras di kereta.

"Saya bergegas dan mendapati penumpang yang tidak dapat berbicara atau menutup mulutnya. Dia mengeluarkan ludah, jadi pada awalnya saya mengira dia mengalami stroke," kata Wensheng.

Saat itu dia memeriksa tekanan darah korban sambil mengajukan beberapa pertanyaan. Dari pergerakan mulut korban, Wensheng mengetahui perempuan itu mengalami pergeseran rahang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal