Moskow: Negara Barat Mulai Sadar Tak Bisa Kalahkan Rusia di Ukraina

Anton Suhartono
Vassily Nebenzia menyebut negara-negara Barat mulai menyadari bahwa mereka tidak bisa mengalahkan Rusia dalam perang di Ukraina (Foto: AP)

“Mengingat penolakan Presiden Putin untuk mengakhiri perang yang tidak masuk akal ini, Departemen Keuangan menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan minyak terbesar Rusia yang mendanai mesin perang Kremlin,” ucap Bessent.

Dia menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah tambahan demi mendukung upaya Presiden Donald Trump dalam mengakhiri konflik. 

Sementara itu Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova menilai, sanksi baru itu justru sama sekali tidak membantu upaya negosiasi damai di Ukraina.

“Kami memandang langkah ini sepenuhnya kontraproduktif, termasuk dalam hal memberikan sinyal dukungan guna mencapai solusi negosiasi yang signifikan atas konflik Ukraina,” ujarnya.

Dia menegaskan, Rusia sudah terbiasa menghadapi tekanan ekonomi dari Barat. Selama 3 tahun terakhir, Moskow terus menjadi target sanksi bertubi-tubi, namun ekonomi domestiknya tetap bertahan.

“Langkah-langkah seperti ini tidak akan berpengaruh besar bagi kami,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal