Monumen Persahabatan Rusia-Ukraina Dihancurkan, Reaksi atas Invasi Moskow ke Kiev

Umaya Khusniah
Monumen besar yang melambangkan persahabatan Ukraina dan Rusia di Kiev dihancurkan. (Foto: Reuters)

"Rusia menginvasi Ukrain. Bisakah kita berteman dengan Rusia? Bagaimana menurutmu? Ini adalah musuh terburuk kita, itulah sebabnya monumen persahabatan Rusia-Ukraina tidak masuk akal lagi," kata Serhiy Myrhorodsky, salah satu dari mereka.

Invasi Rusia ke Ukraina, yang diluncurkan pada 24 Februari, telah menyebabkan ribuan orang tewas atau terluka, kota-kota menjadi puing-puing, dan memaksa lebih dari 5 juta orang mengungsi ke luar negeri.

Moskow menyebut tindakannya sebagai "operasi khusus" untuk melucuti senjata Ukraina dan melindunginya dari fasis.

"Kita seharusnya tidak memiliki hubungan dengan negara agresor. Tidak ada persahabatan, tidak ada hubungan, tidak ada apa-apa," kata Diana, seorang wanita muda, yang tidak menyebutkan nama lengkapnya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal