Momen Jabat Tangan Para Pemimpin yang Mengguncang Dunia

Nathania Riris Michico
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat berjabat tangan dengan Presiden Korsel Moon Jae In. (Foto: Reuters)

Ratu Elizabeth II saat berjabat tangan pertama kalinya dengan Tentara Republik Irlandia (IRA) Martin McGuiness. (Foto: The Telegraph)


4. Xi Jinping-Ma Ying Jeou (2015)

Setelah puluhan tahun mengalami ketegangan menyusul perpecahan di akhir perang saudara pada 1949, Presiden China Xi Jin Ping dan mitranya dari Taiwan, Ma Ying Jeou, bertemu untuk pertama kalinya di Singapura.

Dalam momen langka itu, Xi dan berjabat tangan selama lebih dari satu menit dan tersenyum di hadapan ratusan awak media, sebelum mengadakan pertemuan.

Pertemuan tinggkat tinggi itu menghasilkan dijalinnya hubungan komunikasi langsung antara Beijing dan Taipei serta mencairkan ketegangan kedua pihak.

Meski pertemuan itu bersejarah, tidak ada konsesi besar dari kedua belah pihak. Ma harus membayarnya dengan harga mahal. Warga Taiwan memilih mendukung calon yang menentang Beijing, Tsai Ing Wen, dalam pemilu 2016. Ma pun tersingkir.

Banyak warga Taiwan yang mencemaskan kedaulatan negara jika Ma tetap menjabat.

Momen jabat tangan selama satu menit antara  Presiden China Xi Jin Ping dan mitranya dari Taiwan, Ma Ying Jeou. (Foto: Reuters)


5. Donald Trump-Kim Jong Un (2018)

Momen jabat tangan paling bersejarah berikutnya diharapkan terjadi antara Kim Jong Un dengan Presiden AS Donald Trump. Kim dan Trump rencananya akan bertemu pada Mei atau Juni mendatang. Sejauh ini belum ada pengumuman resmi mengenai kepastian waktu dan lokasi pertemuan. Namun Trump menyebut ada empat kemungkinan tanggal pertemuan serta lima lokasi.

Sementara itu, sebelum bertemu Trump, Kim Jong Un berkunjung ke Korsel untuk berdialog dengan Presiden Moon Jae In. Mereka bertemu di perbatasan kedua Korea di Zona Demiliterisasi, membahas denuklirisasi dan kesepakatan perdamaian permanen.

Kali ini yang ditunggu-tunggu yaitu momen jabat tangan antara Kim Jong Un and Presiden Donald Trump. (Foto: AFP)

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 jam lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

3 jam lalu

Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia

4 jam lalu

Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!

5 jam lalu

Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal