Miris, Remaja Lumpuh di China Meninggal saat Ayahnya Dirawat akibat Virus Korona

Nathania Riris Michico
Yan Cheng ditemukan meninggal setelah ditinggal sendirian di rumah selama enam hari. (Foto: doc. Weibo)

Tetapi postingan yang berjudul "Permohonan bantuan dari seorang ayah yang didiagnosis dengan virus korona baru" itu terlambat.

Remaja itu meninggal pada 29 Januari, menurut sebuah pernyataan oleh pemerintah daerah Hongan.

"Yan Xiaowen tidak dapat mengurus kehidupan sehari-hari Yan Cheng (karena terisolasi), jadi dia mempercayakan kerabatnya, kader desa, dan dokter desa untuk merawat Yan Cheng," demikian pernyataan pemerintah daerah, seperti dikutip AFP, Selasa (4/2/2020).

Penyebab kematian remaja malang itu belum dikonfirmasi.

Lebih dari 20.000 orang di China terinfeksi korona virus, dengan jumlah korban meninggal mencapai 425.

Sebagian besar kematian terjadi di Hubei, tempat virus korona diperkirakan muncul akhir tahun lalu dari pasar yang menjual hewan liar.

Lebih dari 20 negara sudah melaporkan virus korona, kebanyakan orang yang baru-baru ini bepergian ke Hubei.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
9 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
10 jam lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Internasional
1 hari lalu

Trump: AS-China Capai Kesepakatan Perdagangan Fantastis!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal