Miris! Overdosis Narkoba Jadi Penyebab Utama Kematian Kaum Muda AS

Widya Michella
Wakil Asisten Utama Sekretaris Biro Narkotika Internasional dan Urusan Penegakan Hukum, Departemen Luar Negeri AS, Lisa A Johnson. (Foto: MPI/Widya Michella)

Masalah ini lanjutnya turut berdampak nyata pada ekonomi di AS. Sebab usia 18-49 tahun merupakan umur produktif untuk bekerja. “Jadi itu memiliki dampak pada tenaga kerja. Keluarga pun harus peduli terhadap seseorang dengan gangguan penyalahgunaan zat jika dari keluarga kecanduan merupakan masalah besar,” kata dia.

Dengan demikian, selama berada di Indonesia, dirinya turut mensosialisasikan bahaya opioid sintetis/fentanil untuk sebuah negara. 

“Saya bertemu dengan orang-orang dari BNN dan saya sudah berbicara tentang bahaya opioid sintetis dan fentanil,” ujar dia.

“Jadi penting bahwa Pemerintah Indonesia juga memahami ancaman Jadi penting bahwa Pemerintah Indonesia juga memahami ancaman opioid sintetis dan fentanil. Secara khusus  mengawasi untuk memastikan bahwa bahan kimia tersebut tidak mulai datang di Negara Indonesia,” ucapnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 jam lalu

Serangan AS ke Iran Tewaskan 53 Orang, Ratusan Luka

6 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

7 jam lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

9 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal