Miris, Muslimah Palestina Kehilangan Ratusan Anggota Keluarga di Gaza kini Ditangkap Imigrasi AS

Anton Suhartono
Ilustrasi petugas imigrasi AS menahan Leqaa Kordia, perempuan Palestina yang kehilangan ratusan anggota keluarga akibat serangan Israel ke Gaza (Foto: AP)

Sebelum ditahan, Kordia juga sempat ditangkap oleh pihak berwenang setempat pada 2024 karena mengikut demonstrasi pro-Palestina di Universitas Columbia.

Kordia dan para demonstrasn, termasuk beberapa kelompok Yahudi, memprotes penangkapan itu dengan alasan mereka dituduh mendukung Hamas. Pemerintah AS dianggap keliru menyamakan kritik terhadap serangan Israel ke Gaza dan pendudukan wilayah Palestina dengan antisemitisme. Selain itu upaya mengadvokasi hak-hak Palestina dianggap mendukung ekstremisme.

Menurut Kordia, saat itu, dia menjadi sasaran karena aktivitas pro-Palestina seraya menggambarkan kondisi di fasilitas penahanan dengan kotor, penuh sesak, dan tidak manusiawi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza

Nasional
14 jam lalu

Mensesneg: Board of Peace Komitmen RI Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Nasional
15 jam lalu

TNI bakal Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Berapa Jumlahnya?

Internasional
3 jam lalu

Menlu Iran Blak-blakan Tak Percaya dengan AS: Ada Kemungkinan Mereka Menipu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal