Miris, Banyak Masjid di Xinjiang China Dihancurkan

Anton Suhartono
Masjid Jiaman di Qira dipagari dan tak ada aktivitas di dalamnya (Foto: Reuters)

Selama beberapa bulan terakhir, China meningkatkan kampanye di media pemerintah serta mengundang tur jurnalis untuk melawan kritikan kelompom hak asasi manusia (HAM) mengenai perlakuan terhadap muslim Uighur.

Para aktivis HAM dan mantan warga Xinjiang mengatakan ribuan masjid menjadi tempat tidak kekerasan yang menargetkan muslim etnis Uighur.

Pejabat China maupun Xinjiang mengatakan tidak ada tempat ibadah keagamaan yang dihancurkan atau dibatasi secara paksa.

"Sebaliknya, kami mengambil berbagai tindakan untuk melindungi mereka," kata Elijan Anayat, juru bicara pemerintah Xinjiang, mengenai kondisi masjid.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Hua Chunying mengatakan beberapa masjid memang dihancurkan, sementara yang lainnya dikembangkan dan diperluas sebagai bagian dari revitalisasi perdesaan. Dia mengklaim umat Islam tetap bisa menjalankan ibadah secara terbuka, di rumah maupun masjid.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal