Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengungkap, salain itu ada penambahan satu korban meninggal yang menderita luka akibat serangan sebelum gencatan senjata berlaku. Selain itu ada dua lainnya yang ditembak mati pasukan Israel.
Menurut kementerian, ada penambahan empat korban luka pada Kamis yang kini dirawat di rumah sakit, sehingga jumlah total korban luka menjadi 111.633 orang sejak perang.
Berdasarkan data yang dirilis oleh kementerian, sekitar 562 jenazah ditemukan di bawah reruntuhan bangunan sejak kesepakatan gencatan senjata berlaku pada 19 Januari hingga 6 Februari.
Kantor Media Pemerintah Gaza juga mengungkap bukti bahwa Israel melanggar gencatan senjata yakni tidak mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan sesuai dengan jumlah yang disepakati.
Sesuai kesepakatan Israel harus mengizinkan masuknya setidaknya 600 truk bantuan kemanusiaan setiap hari, termasuk 50 truk bahan bakar.