Militer Pakistan Kecam Hukuman Mati terhadap Mantan Presiden Pervez Musharraf

Anton Suhartono
Pervez Musharraf (Foto: AFP)

"Jika orang yang dituduh tidak mendapat keadilan, maka pemerintah sama saja menentang ketidakadilan itu," ujarnya.

Putusan pengadilan muncul lebih dari sepekan setelah Musharraf membantah tuduhan pengkhianatan terhadapnya dalam sebuah rekaman video. Rekaman diambil dari bangsal rumah sakit.

"Saya kira kasus ini tidak berdasar. Mereka tidak mendengarkan saya dan pengacara saya. Ini merupakan ketidakadilan yang besar," kata Musharraf.

Musharraf merupakan pria kelahiran Old Delhi, India, pada 1943 dan pindah bersama keluarganya ke Pakistan setelah negara itu berpisah.

Dia mengambil alih kekuasaan setelah menggulingkan Perdana Menteri Nawaz Sharif dalam kudeta tak berdarah pada 1999.

Musharraf lolos dari setidaknya tiga kali percobaan pembunuhan oleh Al Qaeda selama 9 tahun menjabat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
21 jam lalu

Iran Gempur Uni Emirat Arab setelah Diserang AS, Ledakan Terdengar di Mana-Mana

Nasional
1 hari lalu

Kisah Pritta 19 Kali Ditolak Beasiswa, Kini Lulus S2 di London

Internasional
4 hari lalu

Iran Serang Uni Emirat Arab, AS Peringatkan Warganya Waspada

Internasional
4 hari lalu

Iran Bantah Serang Fasilitas Minyak Uni Emirat Arab, Salahkan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal